Breaking News
Trending Tags

Polda Metro Jaya Bongkar 33,6 Kg Ganja Jaringan Bekasi-Bogor

  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja dengan total berat 33,6 kilogram. Dalam operasi tersebut, dua pria berinisial Y dan R diamankan di wilayah Bekasi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

‎Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Unit 5 Subdit 1 dengan melakukan penyelidikan di lokasi.

‎Kanit 5 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Indah Hartantiningrum mengatakan, pengungkapan tersebut dilakukan pada Selasa, 7 April 2026, dengan melibatkan beberapa lokasi penindakan.

‎“Pada hari Selasa tanggal 7 April 2026, kami Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya telah berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana narkotika jenis ganja seberat 33,6 kilogram yang dilakukan oleh terduga pelaku inisial Y dan R dari beberapa TKP yang berlokasi di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor,” kata Indah dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

‎Saat penggerebekan pertama, petugas menemukan tersangka Y bersama barang bukti ganja dalam jumlah besar. Polisi lalu mengembangkan kasus tersebut hingga ke wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, dan berhasil menangkap tersangka R di lokasi berbeda.

‎Dari dua tempat kejadian perkara, aparat menyita puluhan kilogram ganja yang dikemas dalam kardus dan bungkus plastik. Selain itu, polisi juga menemukan barang pendukung seperti timbangan digital serta alat pengemasan yang diduga digunakan untuk distribusi.

‎Kedua tersangka bersama seluruh barang bukti langsung dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

‎”Selanjutnya kedua terduga pelaku dan barang bukti kami amankan dan dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk dilakukan tindak lanjut. Pesan untuk masyarakat, say no to drugs, masa depanmu jauh lebih berharga,” ujar Indah.

‎Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus tersebut, termasuk jalur distribusi narkotika yang digunakan para pelaku. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Arus balik Lebaran 2026 terjadi lebih awal di Ajibarang, Banyumas. Lonjakan kendaraan menuju Jakarta menyebabkan kemacetan panjang, polisi terapkan rekayasa lalu lintas buka-tutup. (Foto: RN/Kus)

    Arus Balik Lebih Awal, Ajibarang Macet Parah

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Banyumas mulai meningkat lebih cepat dari perkiraan. Kepadatan kendaraan terpantau sejak Senin sore, dengan dominasi mobil pribadi yang mengarah ke Jakarta melalui jalur tengah. ‎Kemacetan paling signifikan terjadi di kawasan Ajibarang. Antrean kendaraan memanjang dari Pos Pengamanan Ajibarang hingga sejumlah simpang utama, menjadikan ruas tersebut […]

  • Kasus perumahan Safir Mansion Banyumas naik ke tahap penyidikan. Konsumen mendesak kepastian hukum setelah dugaan pelanggaran perlindungan konsumen menguat. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Kasus Safir Mansion Naik Penyidikan, Konsumen Desak Tersangka

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Penanganan dugaan pelanggaran perlindungan konsumen pada proyek Perumahan Safir Mansion di Desa Karangrau, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, memasuki tahap penyidikan. Kepolisian Resor Kota Banyumas meningkatkan status perkara setelah ditemukan unsur tindak pidana. ‎Advokat Djoko Susanto menyebutkan, langkah tersebut menjadi momentum penting dalam memberikan kepastian hukum bagi konsumen yang mengaku dirugikan. ‎“Per hari […]

  • Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengingatkan pemudik motor agar tidak membawa barang berlebihan saat mudik. Barang “gembolan” dinilai berbahaya bagi pengendara dan pengguna jalan lain. (Foto: RN/Tama)

    Polda Metro Jaya Ingatkan Pemudik Motor ‘Gembolan’, Ini Risikonya!

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polri mengingatkan masyarakat yang hendak mudik menggunakan sepeda motor agar tidak membawa barang secara berlebihan atau dikenal dengan istilah ‘gembolan’. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya. ‎Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, fenomena pemudik motor yang membawa barang dalam jumlah banyak masih sering […]

  • VIDEO VIRAL: Ibu Hamil di Tapsel Ditandu 7 Jam Melalui Jalan Setapak Demi ke Rumah Sakit

    VIDEO VIRAL: Ibu Hamil di Tapsel Ditandu 7 Jam Melalui Jalan Setapak Demi ke Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan di Desa Aek Nabara, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terpaksa dievakuasi oleh warga dengan cara ditandu menggunakan tandu bambu sederhana untuk mendapatkan layanan medis. Evakuasi itu dilakukan secara gotong-royong oleh puluhan warga, karena akses jalan menuju desa tersebut masih minim dan hanya berupa jalan setapak […]

  • Tujuh penumpang KRL meninggal dunia dalam tabrakan CommuterLine dan kereta jarak jauh di Bekasi Timur. KAI fokus evakuasi dan penanganan korban. (Ist)

    Tabrakan Maut KRL di Bekasi Timur, 4 Penumpang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi empat penumpang KRL meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara CommuterLine dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. ‎Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan jumlah korban masih bersifat sementara. ‎“Berdasarkan data sementara, terdapat empat orang penumpang KRL yang meninggal dunia,” […]

  • Kisah warga Banyumas mengembangkan usaha ternak ayam Elba dari 25 ekor hingga menghasilkan omzet Rp20 juta per bulan saat pandemi. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Dari 25 Ayam, Warga Banyumas Kantongi Rp20 Juta per Bulan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Tekanan ekonomi saat pandemi tidak selalu berujung pada keterpurukan. Sebagian warga justru menemukan peluang baru, seperti yang dilakukan Syahri Mukhtarom, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. ‎Syahri mengembangkan usaha ternak ayam Elba yang kini mampu menghasilkan omzet puluhan juta rupiah setiap bulan. Usaha tersebut bermula dari skala kecil dengan […]

expand_less