Breaking News
Trending Tags

Motif Dendam Lama, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Maluku Tenggara, ReportaseNews — Kepolisian mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). Aksi pelaku dipicu dendam pribadi yang telah berlangsung lama.

‎Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menjelaskan, konflik antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak keduanya berada di Jakarta.

‎”Motifnya adalah dendam (pribadi). Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan korban ini dulu di Jakarta,” ujar Rian kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

‎Menurut dia, pelaku meyakini Nus Kei terlibat sebagai dalang dalam pembunuhan saudaranya, Fenansius Wadanubun alias Dani Hollat, yang terjadi beberapa tahun lalu di Bekasi. Keyakinan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi balas dendam.

‎”Dendam itu, karena korban Nus Kei diduga sebagai otak dibalik pembunuhan saudara mereka berinisial FW yang terjadi di Jakarta samping Apartemen Metro Galaxi, Kalimalang, Bekasi,” katanya.

‎Peristiwa penusukan terjadi sesaat setelah korban tiba di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4/2026). Nus Kei baru saja menyelesaikan penerbangan dari Ambon dan dijemput oleh keluarganya.

‎Namun, situasi berubah cepat. Seorang pria bermasker dengan jaket merah mendekati korban dan langsung melancarkan serangan menggunakan senjata tajam.

‎Meski mengalami luka serius, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berjalan menuju area ruang tunggu bandara.

‎Keluarga kemudian membawa Nus Kei ke rumah sakit sekitar pukul 11.10 WIT. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.44 WIT.

‎Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami empat luka tusuk, masing-masing di bagian dada kanan dan kiri, leher sebelah kiri, serta di area punggung dekat tulang belakang. Luka-luka tersebut menyebabkan pendarahan hebat dan kerusakan organ vital. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno mengakui menerima uang agar mahasiswa tidak ikut aksi ke Istana Negara. Pengakuan itu memicu sidang internal hingga berujung pengeroyokan. (Ist)

    Ketua BEM UBK Akui Terima Uang Agar Tidak Ikut Demo

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdi Maludin, menjadi sorotan setelah mengakui menerima sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan upaya menggagalkan partisipasi mahasiswa dalam aksi demonstrasi di kawasan Istana Negara. ‎Pengakuan tersebut muncul dalam sidang internal kampus yang videonya beredar luas di media sosial. Rekaman itu […]

  • Polri mengerahkan tim trauma healing untuk mendampingi korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi, termasuk keluarga korban, guna memastikan pemulihan mental berjalan optimal. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polda Metro Jaya)

    Polri Turunkan Tim Trauma Healing untuk Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian melalui Polres Metro Bekasi Kota mengerahkan tim konselor untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban kecelakaan kereta api di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026). ‎Pendampingan ini tidak hanya menyasar korban yang masih menjalani perawatan, tetapi juga keluarga yang turut terdampak secara emosional. Upaya tersebut menjadi bagian dari penanganan terpadu pascakecelakaan. ‎Kapolres Metro […]

  • 4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

    4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengonfirmasi keterlibatan empat prajurit dalam kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Yusri Nuryanto, di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026). Ia menyebut, keempat […]

  • Polres Metro Jakarta Timur mengungkap modus penipuan wedding organizer yang menawarkan promo pernikahan murah melalui Instagram dan WhatsApp. Pasutri pemilik WO terancam empat tahun penjara. (Foto: Instagram/alfiannurrizal.id)

    Terungkap, Begini Modus WO Tipu Calon Pengantin di Bekasi

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur mengungkap modus yang digunakan pasangan suami istri pemilik wedding organizer (WO) dalam menjalankan dugaan penipuan terhadap sejumlah calon pengantin. Modus tersebut dilakukan dengan menawarkan paket pernikahan berharga murah melalui media sosial hingga menarik minat korban. ‎Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan […]

  • Bareskrim Polri menetapkan lima tersangka kasus TPPU narkoba di Bima, termasuk eks Kapolres. Simak kronologi dan pernyataan resmi penyidik. (Kolase: ReportaseNews)

    Eks Kapolres Bima Jadi Tersangka TPPU Narkoba

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal narkotika. Salah satu yang ditetapkan adalah mantan Kapolres Bima Kota. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Rabu (29/4/2026). Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan aparat penegak hukum aktif […]

  • Polda Lampung mengungkap kasus love scamming dari dalam lapas di Lampung Utara. Sebanyak 137 warga binaan diduga terlibat dengan total kerugian korban mencapai Rp1,4 miliar. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polda Lampung)

    Modus VCS Dari Lapas Terungkap di Lampung, Rugikan Korban Rp1,4 Miliar!

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, ReportaseNews — Polda Lampung membongkar praktik penipuan daring bermodus love scamming yang dijalankan dari dalam Rutan Kelas IIB Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Dalam kasus ini, total kerugian korban ditaksir mencapai Rp1,4 miliar. ‎Pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, saat konferensi pers di Siger Lounge Polda Lampung, Senin (11/5/2026). […]

expand_less