Breaking News
Trending Tags

Harga LPG Melonjak, Dapur Rakyat Kembali Berasap

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews – Kenaikan harga LPG 12 kilogram tak sekadar angka dalam kebijakan energi. Di baliknya, ada dapur-dapur rakyat yang kembali mengepul, memaksa sebagian warga beradaptasi dengan cara lama demi bertahan hidup. Di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, fenomena ini mulai nyata terasa – warga beralih ke kayu bakar untuk menekan biaya produksi, terutama pelaku usaha rumahan makanan tradisional.

Di Kelurahan Teluk, Purwokerto Selatan, Sangidah, seorang ibu rumah tangga, menjadi potret nyata dari perjuangan itu. Di dapur sederhananya, asap dari tungku kayu mengepul setiap hari, menjadi saksi kerasnya realitas ekonomi yang dihadapinya.

Bagi Sangidah, pilihan menggunakan kayu bakar bukan sekadar soal tradisi, tetapi soal bertahan. Ia tetap memproduksi ketan dan jadah – makanan berbahan dasar beras ketan – yang menjadi sumber penghasilan keluarganya.

“Masaknya lebih enak pakai kayu bakar daripada gas. Kalau gas mahal, ya kasihan juga. Sekarang cari kerja susah, gaji juga nggak naik, jadi harus ngirit,” tuturnya lirih.

Kayu bakar yang ia gunakan diperoleh dari lingkungan sekitar – kadang membeli, kadang mencari sendiri dari potongan kayu. Dalam sehari, ia bisa menghabiskan satu ikat kayu, tergantung jumlah pesanan yang datang.

Produksi yang dijalankan pun tidak menentu, hanya berdasarkan pesanan. Namun satu hal yang pasti: biaya bahan bakar menjadi beban yang tak bisa diabaikan.

Di tengah ketidakpastian itu, dapur Sangidah tetap menyala. Asap yang membumbung bukan hanya pertanda aktivitas memasak, tetapi juga simbol daya tahan masyarakat kecil menghadapi tekanan ekonomi.

Fenomena serupa juga tercermin di tingkat distribusi energi. Di wilayah Pamijen, Sokaraja, pergeseran konsumsi masyarakat terlihat jelas di pangkalan LPG. Torih Mustolih, pemilik pangkalan, mengungkapkan bahwa minat terhadap LPG 12 kilogram kini merosot tajam.

“Kalau dibandingkan, yang 3 kilo lebih banyak peminatnya daripada yang 12 kilo. Yang 12 kilo kurang laku,” ujarnya.

Dalam sehari, penjualan LPG 3 kilogram bahkan bisa mencapai ratusan tabung – jauh melampaui LPG 12 kilogram yang kini semakin ditinggalkan. Kondisi ini menjadi cerminan perubahan pola konsumsi energi masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang dipaksa beradaptasi dengan keterbatasan.

Kenaikan harga LPG non-subsidi tak hanya berdampak pada pilihan bahan bakar, tetapi juga menggambarkan tekanan ekonomi yang masih membayangi kehidupan masyarakat. Kebijakan energi, yang mungkin terasa jauh di tingkat pusat, nyatanya berimbas langsung hingga ke dapur-dapur sederhana.

Di Banyumas, asap kayu bakar kini bukan sekadar tradisi yang kembali hidup. Ia adalah tanda zaman—bahwa di tengah mahalnya energi, masyarakat kecil terus berjuang menjaga api kehidupan tetap menyala.(Kus/RN-04)

  • Penulis: Didik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • 4.080 Butir Ekstasi dari Luksemburg Gagal Diselundupkan ke Cikarang

    4.080 Butir Ekstasi dari Luksemburg Gagal Diselundupkan ke Cikarang

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sinergi Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan butir ekstasi yang dikirim dari Luksemburg menuju Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Dalam operasi ini, petugas gabungan mengamankan seorang pria berinisial AZ beserta barang bukti 4.080 butir ekstasi seberat 1.907,2 gram. Keberhasilan ini bermula dari kejelian […]

  • (Ilustrasi: chatgpt ai)

    Purbaya Pastikan Dana THR ASN Rp55 T Siap Cair, Tunggu Pengumuman Presiden

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran tunjangan hari raya (THR) 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri telah disiapkan pemerintah. Total dana yang dialokasikan mencapai Rp55 triliun. ‎ ‎Meski anggaran telah tersedia, pengumuman resmi mengenai waktu pencairan akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. ‎ ‎“Itu (aturan) sedang diproses, […]

  • Skandal Suap Proyek, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Terjaring OTT KPK

    Skandal Suap Proyek, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali kedatangan tersangka hasil operasi senyap. Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari mendarat di Jakarta pada Selasa (10/3/2026) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bengkulu. Muhammad Fikri Thobari dibawa ke Gedung KPK setelah tim penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan awal di […]

  • Bareskrim Polri menangkap dua pimpinan White Rabbit terkait dugaan peredaran narkotika. Penangkapan merupakan pengembangan kasus yang sebelumnya menjerat lima tersangka. (Ist)

    Ungkap Peredaran Narkoba, Bareskrim Tangkap Bos White Rabbit Jakarta

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim dari Bareskrim Polri menangkap dua pimpinan tempat hiburan malam White Rabbit terkait dugaan peredaran narkotika di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan sebelumnya yang telah menetapkan lima tersangka, terdiri dari dua bandar dan tiga karyawan. ‎Pengungkapan kasus bermula dari penyelidikan Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana […]

  • Puncak arus mudik H-2 Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak dipadati pejalan kaki. Antrean panjang terjadi, penumpang tembus ribuan orang. (Foto: RN/Tama) Play Button

    Suasana Dermaga Eksekutif Merak, Mulai Terlihat Lonjakan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar
  • Geliatkan Ekonomi Pasar di Bulan Ramadan, Anggota DPR RI Borong Dagangan di Pasar Paiton

    Geliatkan Ekonomi Pasar di Bulan Ramadan, Anggota DPR RI Borong Dagangan di Pasar Paiton

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Probolinggo, ReportaseNews – Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania, melakukan aksi nyata untuk menjaga perputaran ekonomi pasar tradisional di tengah suasana Ramadan. Pada Senin (2/3/2026) pagi, ia mengajak sekitar 130 kader partai untuk memborong barang dagangan di Pasar Paiton, Kabupaten Probolinggo. Aksi blusukan ini dimulai sekitar pukul […]

expand_less