Demo Kematian Pelajar Maluku, Pagar Polda DIY Roboh
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Ratusan massa berunjuk rasa di Mapolda DIY memprotes kematian pelajar di Maluku yang diduga dianiaya oknum Brimob. Pagar kantor polisi roboh dan tembok dicoret. (Foto: Tangkapan Layar)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Yogyakarta, ReportaseNews – Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Markas Polda DIY, Selasa (24/2/2026) malam. Aksi ini dipicu kabar meninggalnya seorang pelajar di Maluku yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum Brimob.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, massa memadati depan kantor kepolisian tersebut sambil melontarkan kecaman terhadap institusi Polri. Dalam aksi itu, pagar Mapolda DIY dirusak hingga roboh. Sejumlah bagian tembok juga dicoret dengan tulisan bernada protes.
Situasi di sekitar lokasi sempat memicu kewaspadaan warga. Beberapa akses jalan menuju kawasan permukiman ditutup secara swadaya untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
Melalui akun Instagram resminya, Polda DIY @poldajogja menyatakan massa aksi tidak hanya merusak pagar, tetapi juga merobek spanduk berisi komitmen masyarakat DIY dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama demi mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Selain merusak pagar, massa juga merobek spanduk komitmen warga DIY dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” tulis Polda DIY dalam unggahan Instagram, Selasa (24/2/2026).
Dalam keterangan yang sama, kepolisian menduga aksi perusakan dan pencoretan dilakukan oleh kelompok yang bukan berasal dari warga Daerah Istimewa Yogyakarta. (RN-07)
- Penulis: Tama


Saat ini belum ada komentar