Breaking News
Trending Tags

Viral Komentar ‘Monyet’ Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Tuai Kritik Pedas Netizen

  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan tindakan kontroversial Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Irjen Pol. Sony Sonjaya. Jenderal bintang dua tersebut terekam melontarkan komentar yang dinilai menghina saat menanggapi kritik mahasiswa terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di platform Instagram.

Kegaduhan ini bermula dari unggahan akun @jogjastudent pada 14 Februari 2026 yang menampilkan video orasi Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto. Dalam orasinya, Tiyo mempertanyakan urgensi target 82 juta penerima MBG yang dianggap tidak sinkron dengan data kemiskinan BPS.

Bahkan, dia secara tajam menyebut program tersebut sebagai proyek yang rawan nepotisme dan menjulukinya sebagai “maling berkedok gizi”.

Menanggapi kritik keras tersebut, Sony Sonjaya melalui akun pribadinya justru memberikan balasan yang dianggap publik tidak pantas bagi seorang pejabat negara. Sony awalnya memaparkan capaian program yang diklaim telah menyerap jutaan tenaga kerja dan hasil tani. Namun, dia mengakhirinya dengan serangan personal kepada sang orator.

“BODO ??? Telah memberi makan kepada 60 juta Balita, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan peserta didik… lah… yg orasi telah menghasilkan apa??… jadine,” tulis Sony dalam kolom komentar yang ditutup dengan tiga emotikon monyet.

Sikap reaktif Sony Sonjaya tersebut seketika memicu sentimen negatif dari warganet yang menganggap pihak BGN antikritik dan arogan. Banyak pengguna Instagram menyayangkan penggunaan simbol monyet yang dianggap merendahkan martabat mahasiswa sebagai pemberi aspirasi.

Gelombang protes netizen pun membanjiri kolom komentar sebagai bentuk pembelaan terhadap kebebasan berpendapat. Salah satu warganet secara tegas mengingatkan pejabat publik agar lebih rendah hati dan sadar akan asal muasal pendapatan mereka yang berasal dari pajak rakyat.

“Gaji lu noh dibayarin ama orang yang lo katain pake emot monyet!!!!” tulis salah satu akun warganet yang geram melihat respons sang jenderal.

Komentar senada juga datang dari pengguna lain yang menilai sikap tersebut adalah cerminan arogansi kekuasaan. Netizen tersebut memperingatkan bahwa jabatan tidak ada yang abadi dan seharusnya kritik dijadikan bahan evaluasi, bukan dibalas dengan ejekan.

“Bentuk Arogansi (tidak menerima kritik), merasa tidak tersentuh… semua ada masanya.. belajar dari negara Nepal,” tulis komentar warganet lainnya yang memperingatkan agar pejabat tidak jemawa dalam mengelola program negara. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: RN/Tama)

    Praperadilan Richard Lee Ditolak PN Jaksel, Status Tersangka Sah dan Langsung Dicekal

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Permohonan praperadilan yang diajukan Richard Lee kandas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hakim menolak gugatan tersebut dalam sidang yang digelar Rabu (11/2/2026). ‎Dengan putusan itu, penetapan Richard Lee sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dinyatakan tetap sah dan berlanjut ke tahap penyidikan. ‎Sebelumnya, Richard menggugat Polda Metro Jaya terkait status tersangkanya dalam […]

  • Viral warga Jakarta mengaku laporan parkir liar melalui aplikasi JAKI ditutup dengan bukti foto diduga hasil edit AI. Unggahan ini memicu kritik terhadap layanan pengaduan resmi. (Foto: Threads/seinsh)

    Laporan JAKI Dibalas Foto AI, Stafsus DKI Minta Maaf

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Aplikasi layanan warga milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JAKI, menjadi perbincangan publik setelah laporan dugaan parkir liar ditutup dengan bukti foto yang diduga hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kasus ini memicu kritik warganet terhadap mekanisme penanganan aduan. ‎Sorotan muncul setelah akun media sosial @seinsh mengunggah keluhan pada Sabtu (4/4/2026). Ia […]

  • Kapolda Metro Jaya dan Sejumlah Menteri Bersihkan Pasar Kramat Jati

    Kapolda Metro Jaya dan Sejumlah Menteri Bersihkan Pasar Kramat Jati

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih terlibat langsung aksi korve atau kerja bakti massal di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem lingkungan di pusat ekonomi rakyat. […]

  • Luar Biasa, Anggota Brimob Polri Pecahkan Rekor Dunia Menembak di India

    Luar Biasa, Anggota Brimob Polri Pecahkan Rekor Dunia Menembak di India

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Dunia menembak internasional dikejutkan oleh aksi fenomenal anggota Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel. Di ajang Asian Rifle/Pistol Championship 2026 yang digelar di New Delhi, India, personel Polri ini menyabet medali emas sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pemegang Rekor Dunia (World Record) dan Rekor Asia (Asian […]

  • Menakar Ongkos Rp61 Triliun untuk 100 Jam Pertama AS vs Iran

    Menakar Ongkos Rp61 Triliun untuk 100 Jam Pertama AS vs Iran

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    “PERANG makan banyak biaya.” Kalimat legendaris dari Iwan Fals itu bukan sekadar lirik lagu, melainkan kebenaran brutal yang kini kembali menghantui koridor kekuasaan di Washington. Dalam tensi yang memanas antara Amerika Serikat melawan Iran (beserta proksinya), perang telah bermetamorfosis menjadi sebuah persaingan ekonomi yang menguras kas negara dalam kecepatan yang mencengangkan. Analisis terbaru dari Center […]

  • Seluruh terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina periode 2018–2023 mengajukan banding atas vonis pengadilan, termasuk Muhammad Kerry Adrianto Riza. (Ist)

    Terdakwa Korupsi Pertamina Kompak Ajukan Banding

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Para terdakwa dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di lingkungan Pertamina periode 2018–2023 kompak mengajukan banding atas putusan pengadilan tingkat pertama. ‎Langkah hukum itu diajukan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis kepada sembilan terdakwa pada sidang yang digelar 26–27 Februari 2026. ‎Juru Bicara Pengadilan […]

expand_less