4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
- calendar_month 15 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengonfirmasi keterlibatan empat prajurit dalam kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Yusri Nuryanto, di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026). Ia menyebut, keempat prajurit kini telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Empat orang yang diduga tersangka melakukan penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus,” ujar Yusri.
Saat ini, para terduga pelaku ditahan di Pomdam Jaya untuk kepentingan penyidikan. Pihak TNI juga masih mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut.
“Jadi kita masih mendalami motifnya,” lanjutnya.
Akibat serangan penyiraman air keras tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar cukup serius hingga 24 persen. Luka tersebut meliputi bagian mata, wajah, dada, dan tangan.
Korban kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat korban merupakan aktivis hak asasi manusia yang aktif dalam advokasi isu-isu pelanggaran HAM di Indonesia. TNI menyatakan akan mengusut tuntas kasus ini dan membuka hasil penyelidikan kepada publik dalam waktu dekat.
- Penulis: Ferdy Ferdy



Saat ini belum ada komentar