Breaking News
Trending Tags

Kasus Teror Karangan Bunga ke dr Oky Pratama Mandek, Kuasa Hukum Desak Polisi Naikkan ke Penyidikan

  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Penanganan kasus dugaan teror berupa pengiriman karangan bunga kepada dr Oky hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Kuasa hukum korban, Ahmad Ramzy, mendesak Polda Metro Jaya agar segera menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan.

Desakan itu disampaikan menyusul belum adanya langkah lanjutan dari penyidik, meski laporan telah berjalan hampir tujuh bulan sejak dilayangkan pada Agustus tahun lalu.

Ramzy mengungkapkan, pihaknya telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) sebelum Lebaran. Dalam dokumen tersebut, disebutkan bahwa penyidik telah melakukan asesmen untuk menentukan kelanjutan perkara ke tahap penyidikan.

“Pimpinan gelar perkara meminta dilakukan pemeriksaan terhadap dua orang, yakni Sidik Taufik dan Axton Rico, yang diduga terlibat dalam proses pengiriman karangan bunga,” ujar Ramzy saat ditemui di Raia Padel Court, Jumat (27/3/2026).

Namun, proses tersebut terkendala lantaran kedua saksi tidak kooperatif. Mereka telah dua kali dipanggil, tetapi tidak pernah memenuhi panggilan penyidik.

Menurut Ramzy, kondisi itu menjadi alasan kuat agar perkara segera dinaikkan ke tahap penyidikan. Pasalnya, dalam tahap penyelidikan, aparat belum memiliki kewenangan melakukan upaya paksa terhadap saksi.

“Kalau sudah penyidikan, penyidik punya kewenangan untuk menghadirkan pihak yang tidak kooperatif,” tegasnya.

Ia menilai, secara substansi perkara ini sebenarnya sudah cukup jelas. Salah satu pihak berinisial R disebut telah mengakui perbuatannya, termasuk mengungkap pihak lain yang terlibat. Selain itu, dua saksi lain berinisial IW dan HS juga telah memberikan keterangan kepada penyidik.

“Perbuatannya ada, pelakunya sudah diketahui, bahkan yang menyuruh pun sudah disebutkan. Jadi perkara ini sebenarnya sudah terang,” ujarnya.

Meski demikian, hingga kini belum ada peningkatan status perkara. Ramzy pun mempertanyakan langkah penyidik yang dinilai masih berlarut-larut, meski bukti dan pengakuan telah tersedia.

“Kami tentu kecewa. Apa lagi yang ditunggu? Semua sudah jelas, tapi prosesnya masih berjalan lambat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, salah satu saksi, Axton Rico, sempat menyatakan kesediaannya untuk memenuhi panggilan penyidik. Namun, menurut Ramzy, ada pihak tertentu yang justru melarang saksi tersebut untuk hadir.

“Kalau terus menunggu saksi yang tidak datang, kapan perkara ini bisa selesai?” tambahnya.

Dalam waktu dekat, pihak kuasa hukum berencana kembali mendatangi Polda Metro Jaya guna meminta kejelasan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Terkait adanya laporan lain di Polda Jawa Barat yang melibatkan salah satu nama dalam perkara ini, Ramzy menilai hal tersebut merupakan kasus berbeda.

“Silakan saja, itu hak mereka. Tapi yang jelas, kasus di Polda Metro ini sudah memiliki dasar yang kuat,” pungkasnya.

Pihak kuasa hukum berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas agar perkara ini dapat dituntaskan dan memberikan kepastian hukum bagi korban. (RN-09)

  • Penulis: Ferdy Ferdy

Reportase Pilihan

  • Viral warga Jakarta mengaku laporan parkir liar melalui aplikasi JAKI ditutup dengan bukti foto diduga hasil edit AI. Unggahan ini memicu kritik terhadap layanan pengaduan resmi. (Foto: Threads/seinsh)

    Viral Laporan JAKI, Bukti Penertiban Parkir Liar Diduga Rekayasa AI

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Keluhan warga terkait penanganan parkir liar di Jakarta kembali mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial menjadi viral. Seorang pengguna Threads dengan akun @seinsh mengaku laporannya melalui aplikasi resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta justru ditindaklanjuti menggunakan bukti foto yang diduga hasil manipulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). ‎ ‎Unggahan tersebut dipublikasikan […]

  • AS menyita kapal kargo Iran di Teluk Oman setelah tembakan peringatan diabaikan. Iran mengecam dan mengancam balasan di tengah konflik dan blokade laut. (Foto: X/US Central Command)

    Aksi Militer AS Sita Kapal Iran Picu Ancaman Perang Baru

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Amerika Serikat menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran di perairan Teluk Oman di tengah penerapan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Insiden ini memicu ketegangan baru antara kedua negara yang sebelumnya telah terlibat konflik bersenjata. ‎Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan kapal bernama Touska dihentikan setelah tidak merespons peringatan dari Angkatan Laut AS. […]

  • Penemuan Mayat Wanita Dewasa Bikin Geger Warga Padangsidimpuan

    Penemuan Mayat Wanita Dewasa Bikin Geger Warga Padangsidimpuan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Warga Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, mendadak gempar setelah menemukan sesosok mayat perempuan dewasa tergeletak di Jalan Imam Bonjol, Gang Abadi, pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diduga tunawisma. Penemuan itu segera dilaporkan ke Kepala Lingkungan VI, Asrul, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke Polres Padangsidimpuan melalui layanan Call […]

  • Wakil Presiden AS, JD Vance, yang memimpin delegasi Washington, menyampaikan bahwa Teheran menolak syarat yang diajukan pihaknya. (Foto: Getty Images/Jacquelyn Martin)

    Gagal di Islamabad, AS-Iran Buntu Soal Nuklir dan Hormuz

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Islamabad, ReportaseNews — Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu setelah perundingan intensif selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan. ‎Wakil Presiden AS, JD Vance, yang memimpin delegasi Washington, menyampaikan bahwa Teheran menolak syarat yang diajukan pihaknya. ‎“Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan, dan saya kira ini lebih […]

  • Presiden Prabowo Sebut Indonesia Dapat Olah Jagung dan Tebu Jadi BBM

    Presiden Prabowo Sebut Indonesia Dapat Olah Jagung dan Tebu Jadi BBM

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Presiden Prabowo Subianto membeberkan strategi Indonesia untuk memutus ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM) dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam domestik. Pemerintah kini mendorong pemanfaatan komoditas pertanian, khususnya jagung dan tebu, untuk diproduksi menjadi bahan bakar nabati sebagai langkah konkret mencapai kemandirian energi nasional. Presiden Prabowo menyampaikan hal itu saat memberikan […]

  • Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Ataupah. (Foto: RN/Tama)

    Cemburu, WNA Irak Bunuh Cucu Mpok Nori

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kasus pembunuhan terhadap Dwintha Anggary mulai terungkap. Polda Metro Jaya menyebut aksi pelaku diduga dipicu rasa cemburu setelah korban diketahui dekat dengan pria lain. ‎Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Ataupah mengatakan, setelah membunuh, pelaku bahkan sempat berniat mengakhiri hidupnya, namun urung dilakukan. ‎Korban yang merupakan cucu […]

expand_less