Breaking News
Trending Tags

THR ASN Belum Cair, Purbaya Ungkap Penyebabnya

  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) belum seluruhnya tersalurkan. Ia menegaskan hambatan bukan pada ketersediaan dana, melainkan pada proses administrasi di kementerian dan lembaga.

‎Menurut Purbaya, pencairan dilakukan setelah masing-masing instansi mengajukan dokumen sesuai ketentuan. Jika berkas belum lengkap, pembayaran belum dapat diproses oleh Kementerian Keuangan.

‎“(Kendalanya) di kementerian lembaga yang mengajukan. Kalau kita kan bayar, masuk, bayar, masuk,” ujar Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jumat (27/3/2026).

‎Ia menambahkan, mekanisme penyaluran memang bergantung pada pengajuan dari tiap kementerian dan lembaga. Setelah dokumen dinyatakan lengkap, dana akan langsung dicairkan.

‎“Kan persyaratannya begitu. Mereka mengajukan, kita bayar,” katanya.

‎Purbaya mengaku tidak mengetahui secara detail kendala yang dialami masing-masing instansi. Ia menyebut permasalahan tersebut berbeda pada setiap kementerian atau lembaga.

‎“Bisa nanya yang ngajuinnya. Belum clear kali ya persyaratannya apa. Saya enggak tahu, pasti kan case by case,” ujarnya.

‎Meski demikian, ia memastikan dana THR untuk ASN telah tersedia sepenuhnya. Ia menegaskan percepatan pencairan sangat bergantung pada kelengkapan administrasi dari pihak pengusul.

‎“Yang jelas uang di tempat kita sudah disiapkan,” kata Purbaya.

‎Sebelumnya, pemerintah menyatakan pencairan THR ASN dilakukan bertahap sejak akhir Februari 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pembayaran dimulai pada pekan pertama Ramadan.

‎“Pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari yang lalu, minggu pertama (Ramadan),” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

‎Komponen THR tahun 2026 mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, serta tunjangan kinerja sesuai ketentuan. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp49 triliun.

‎Dari total tersebut, Rp22,2 triliun dialokasikan untuk PNS pusat, prajurit TNI, dan anggota Polri yang berjumlah sekitar 2,4 juta orang. Selain itu, Rp20,2 triliun disiapkan bagi sekitar 4,3 juta PNS daerah, serta Rp12,7 triliun untuk sekitar 3,8 juta pensiunan. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Didzolimi Dituduh Obligor BLBI, Andri Tedjadharma Mengadu Minta Perlindungan Hukum Presiden Prabowo

    Didzolimi Dituduh Obligor BLBI, Andri Tedjadharma Mengadu Minta Perlindungan Hukum Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pemilik Bank Centris Internasional, Andri Tedjadharma, menyampaikan surat permohonan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan meminta perlindungan hukum, pemulihan nama baik, serta pengembalian aset yang disita oleh Satgas BLBI melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta I di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan. Andri menegaskan dirinya tidak […]

  • Kapolri Pastikan Bripda MS Dihukum Setimpal Usai Aniaya Siswa MTS Hingga Tewas

    Kapolri Pastikan Bripda MS Dihukum Setimpal Usai Aniaya Siswa MTS Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons kasus penganiayaan maut yang melibatkan anggota Brimob Polda Maluku, Bripda MS, terhadap seorang pelajar berinisial AT (14). Jenderal bintang empat ini menegaskan tindakan brutal yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil ini telah mencoreng kehormatan Korps Bhayangkara. Kemarahan Kapolri mencuat setelah Bripda MS ditetapkan sebagai tersangka oleh […]

  • Polda Metro Jaya menurunkan 1.300 personel untuk mengamankan FIFA Series 2026 di Stadion GBK, termasuk rekayasa lalu lintas dan pengamanan jalur penonton. (Foto: RN/Tama)

    GBK Steril! 1.300 Personel Amankan FIFA Series

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menyiagakan 1.300 personel gabungan untuk menjaga keamanan penyelenggaraan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). ‎Pengamanan dilakukan dalam dua pertandingan internasional yang digelar pada hari yang sama, yakni laga Kepulauan Solomon melawan Bulgaria pukul 15.30 WIB serta pertandingan Timnas Indonesia menghadapi […]

  • Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Masuk Kubangan Galian C

    Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Masuk Kubangan Galian C

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Madiun, ReportaseNews – Seorang bocah berusia 4 tahun di Madiun ditemukan tewas di kubangan bekas galian C sedalam 3 meter, Selasa petang (14/04/2026). Sebelumnya ditemukan meninggal korban bernama Rizuka Putra Ramadhan sedang bermain gawai ditemani sang ibu di kamar rumahnya, Desa Tulung, Kecamatan Saradan. Namun, berselang 15 menit setelah ibunya, Suwarni, meninggalkan korban sedirian di […]

  • Ular sanca sepanjang tiga meter muncul di teras rumah warga Purwokerto, Banyumas, setelah hujan deras. Warga panik dan menangkap reptil tersebut secara mandiri. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Ular Sanca 3 Meter Muncul di Teras Warga di Banyumas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Warga Perumahan Ledug Sejahtera, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter di teras rumah pada Jumat pagi. Kejadian tersebut memicu kepanikan warga di lingkungan RT 5/RW 11. ‎Diduga, reptil berukuran besar itu keluar dari habitatnya akibat curah hujan tinggi sejak malam sebelumnya. Kondisi lingkungan yang […]

  • Kasus videografer Amsal Christy Sitepu yang dituntut 2 tahun penjara atas dugaan mark up proyek video desa di Kabupaten Karo menuai sorotan. Sejumlah kejanggalan terungkap di persidangan. (Ist)

    Videografer Amsal Sitepu Dituntut Penjara, Kasus Mark Up Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Nama Amsal Christy Sitepu, seorang videografer asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik setelah dituntut hukuman dua tahun penjara dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek video profil desa. Selain pidana penjara, jaksa juga menuntut pengembalian kerugian negara sebesar Rp202.161.980 serta denda Rp50 juta. ‎Jaksa menilai Amsal melakukan mark up anggaran […]

expand_less