Breaking News
Trending Tags

Perjuangan Supriyono Mengangkat “Mie Ayam Yangkung” Hingga Diserbu Pelanggan

  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews – Persaingan kuliner di berbagai daerah tak menyurutkan langkah pelaku usaha kecil untuk bertahan, bahkan berkembang. Di tengah deretan penjual mie ayam di kawasan Jalan Raya depan Lapangan Diong Pandansari, Ajibarang, sebuah warung sederhana justru mencuri perhatian.

Adalah Mie Ayam Yangkung, usaha milik Supriyono, mantan pekerja hotel yang kini sukses membangun nama di tengah ketatnya kompetisi.

Berbekal pengalaman di dunia perhotelan, Supriyono tidak sekadar berjualan mie ayam biasa. Ia membawa standar dapur hotel ke dalam warung rakyat yang ia rintis dari nol.

Sentuhan profesional itu dipadukan dengan cita rasa rumahan, menciptakan sajian yang sederhana namun berkesan bagi pelanggan.

“Saya belajar langsung dari chef di hotel, lalu saya coba di rumah.

Ternyata keluarga suka, terutama cucu saya. Dari situ saya yakin untuk membuka usaha sendiri,” tutur Supriyono.

Nama “Yangkung” yang ia sematkan bukan tanpa makna. Sebutan tersebut mencerminkan identitas dirinya sebagai seorang kakek, sekaligus menjadi simbol kehangatan keluarga yang ingin ia hadirkan dalam setiap sajian.

Tak hanya mengandalkan rasa, Supriyono juga dikenal sangat selektif dalam memilih bahan. Ia menegaskan hanya menggunakan bahan berkualitas tinggi dan menghindari penggunaan zat kimia berlebihan dalam proses memasak.

“Anak saya seorang dokter, jadi saya sering diingatkan soal kesehatan. Saya ingin makanan yang saya jual aman dan berkualitas,” ujarnya.

Menu yang ditawarkan memang sederhana – mie ayam dengan pilihan topping seperti bakso, pangsit, dan ceker. Namun, detail kecil menjadi pembeda. Supriyono memilih menggunakan daging ayam bagian dada tanpa tulang demi kenyamanan pelanggan saat menikmati hidangan.

Dengan harga mulai dari Rp12.000 per porsi, Mie Ayam Yangkung tetap terjangkau bagi berbagai kalangan. Pilihan minuman seperti es teh, es jeruk, hingga “kopolari” – racikan kelapa muda dan lemon – menjadi pelengkap yang menambah daya tarik.

Tak disangka, respons masyarakat melampaui ekspektasi. Dari target awal 10–12 kilogram per hari, kini Supriyon mampu menjual hingga 20 kilogram bahan. Bahkan, dagangannya kerap habis jauh sebelum waktu tutup.

“Sering jam tiga atau empat sore sudah habis. Kalau jam istirahat kantor, pelanggan membludak,” katanya.

Kapasitas warung yang hanya sekitar 20 orang tak jarang membuat pelanggan meluber hingga ke teras rumah. Namun demikian, kenyamanan tetap dijaga, terutama dari sisi kebersihan yang menjadi prinsip utama Supriyon.

“Saya percaya, orang makan itu bukan cuma soal rasa, tapi juga kenyamanan tempat,” tegasnya.

Salah satu pelanggan, Teguh Suprianto, mengaku menjadi pelanggan tetap karena kualitas rasa yang konsisten.

“Mie-nya lembut, kuahnya gurih, dagingnya empuk. Tempatnya juga bersih dan harganya terjangkau,” ujarnya.

Menariknya, meski berada di kawasan dengan lebih dari sepuluh penjual mi ayam, Supriyon tetap optimistis. Ia tidak melihat kompetitor sebagai ancaman, melainkan bagian dari dinamika usaha.

“Setiap orang punya rezekinya masing-masing,” katanya dengan tenang.

Kisah Mie Ayam Yangkung menjadi gambaran nyata bahwa ketekunan, pengalaman, dan komitmen terhadap kualitas mampu mengangkat usaha kecil menjadi kekuatan baru di tengah persaingan.

Dari dapur hotel hingga warung sederhana, Supriyono membuktikan bahwa cita rasa dan ketulusan tetap menjadi kunci utama menaklukkan hati pelanggan.(Kus/RN-04).

  • Penulis: Didik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 bagikan ribuan buku gratis di Pelabuhan Merak untuk tingkatkan minat baca anak selama perjalanan mudik. (Foto: RN/Tama)

    Ada Buku Gratis di Merak, Pemudik Antusias

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Cilegon, ReportaseNews – Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 yang digagas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), disambut antusias para pemudik. Kegiatan ini menghadirkan pembagian buku bacaan gratis di sejumlah titik arus mudik, termasuk di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. ‎Program ini bertujuan mendorong budaya literasi, khususnya di kalangan […]

  • Dengan menggunakan anjing pelacak, polisi menemukan potongan tubuh korban mutilasi di Bogor dan menangkap dua pelaku di Majalengka. Penyelidikan masih mendalami motif dan peran masing-masing tersangka. (Ist)

    Mutilasi Bekasi Terkuak, Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Pengungkapan kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi yang berawal dari Serang Baru, Kabupaten Bekasi, terus berkembang. Polisi menemukan sejumlah potongan tubuh korban yang disimpan dalam tas dan diduga sempat dimasukkan ke dalam freezer sebelum dibuang di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ‎Tim kepolisian mengerahkan unit anjing pelacak atau K-9 untuk menelusuri lokasi pembuangan. […]

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho pimpin Apel Sabuk Kamtibmas di OKI, libatkan berbagai elemen masyarakat dan targetkan Zero Karhutla 2026 melalui kolaborasi lintas sektor. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polda Sumsel)

    Kapolda Sumsel Rangkul Warga, Target Zero Karhutla OKI

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kayuagung, ReportaseNews — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memperkuat strategi keamanan berbasis kolaborasi melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di halaman GOR Perahu Kajang Kayuagung. ‎Apel tersebut tidak hanya melibatkan unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah, tetapi juga menggandeng beragam […]

  • ICW Nilai Fasilitas Jet Pribadi Menag Terindikasi Gratifikasi

    ICW Nilai Fasilitas Jet Pribadi Menag Terindikasi Gratifikasi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penggunaan fasilitas jet pribadi oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan berbuntut panjang. Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan akomodasi mewah yang diberikan pengusaha sekaligus politikus Oesman Sapta Odang (OSO) itu terindikasi pelanggaran gratifikasi yang masuk dalam ranah tindak pidana korupsi. Staf Investigasi ICW Zararah Azhim Syah mengatakan […]

  • ‎Satgas SABER PMJ bersama Bapanas dan Bulog memantau harga dan distribusi bahan pokok di Pasar Koja Baru jelang hari raya untuk menjaga stabilitas stok dan mencegah penimbunan. (Foto: RN/HO-Humas PMJ)

    ‎Satgas SABER PMJ Sisir Harga Bapokting di Koja

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 atau Satgas SABER Polda Metro Jaya melakukan pengawasan harga dan distribusi bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). ‎Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga serta potensi gangguan distribusi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional […]

  • Polda Sumsel bongkar ladang ganja 20 hektar di Empat Lawang dan sita 220 kg ganja. Bandar utama ditangkap, jaringan lintas wilayah diburu. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polri)

    Terbongkar! Ladang Ganja 20 Hektar di Empat Lawang, 220 Kg Siap Edar Disita

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    EMPAT LAWANG, ReportaseNews — Aparat dari Polda Sumatera Selatan bersama Polres Empat Lawang mengungkap peredaran narkotika skala besar dengan membongkar ladang ganja seluas 20 hektar di Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Jumat (24/4/2026). ‎Dalam operasi tersebut, polisi menyita 220 kilogram ganja kering siap edar yang diduga akan didistribusikan ke sejumlah wilayah, […]

expand_less