Breaking News
Trending Tags

Harga Plastik Mahal, Omzet Pedagang Ajibarang Terjun Bebas ‎

  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews — Lonjakan harga plastik di Pasar Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memukul keras pelaku usaha kecil. Kenaikan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan omzet pedagang turun drastis hingga 80 persen.

‎Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh pelaku usaha di kawasan pasar. Aktivitas jual beli yang sebelumnya ramai kini cenderung sepi. Barang dagangan berupa berbagai jenis plastik masih tersedia, namun perputaran penjualan melambat tajam.

‎Miftah Nurrohmah, karyawan toko Dunia Plastik milik Miujiono, mengungkapkan situasi penjualan mengalami penurunan signifikan sejak harga melonjak.

‎“Biasanya ramai, sekarang sepi. Barang ada, tapi yang beli jauh berkurang,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

‎Ia menjelaskan, kenaikan harga terjadi hampir di semua jenis plastik. Harga yang sebelumnya sekitar Rp28.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp56.000 per kilogram. Kondisi ini turut memengaruhi daya beli konsumen.

‎Selain harga yang meningkat, pasokan barang juga tersendat. Distribusi dari pabrik yang dibatasi membuat stok tidak selalu tersedia dalam jumlah cukup.

‎Situasi tersebut memaksa konsumen beralih ke produk dengan harga lebih murah, meski kualitasnya lebih rendah. Dampaknya, pedagang mengalami penurunan penjualan secara signifikan.

‎Pelaku usaha kecil menjadi kelompok yang paling terdampak. Banyak di antara mereka yang mengurangi pembelian bahan baku karena keterbatasan modal.

‎“Dulu bisa beli sampai sepuluh kilo, sekarang paling satu sampai dua kilo,” kata Weni.

‎Kondisi serupa juga dialami pedagang minuman tradisional, Siti Munjiati. Ia mengaku kesulitan menyesuaikan harga jual di tengah kenaikan biaya operasional.

‎“Kalau harga dinaikkan, pembeli bisa berkurang. Tapi kalau tidak, kami yang rugi,” ucapnya.

‎Ia menambahkan, harga plastik yang sebelumnya Rp10.000 kini naik menjadi Rp15.000. Meski terlihat tidak terlalu besar, kenaikan tersebut berdampak langsung pada keuntungan usaha.

‎Kenaikan harga bahan baku ini menunjukkan rentannya sektor usaha kecil terhadap fluktuasi pasar. Plastik yang selama ini menjadi kebutuhan utama justru menjadi beban tambahan bagi pedagang.

‎Para pelaku usaha berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga dan memperlancar distribusi. Tanpa intervensi, tekanan terhadap usaha kecil dikhawatirkan semakin berat dan berpotensi memicu penutupan usaha. (Kus)

  • Penulis: Kusworo
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Polisi Gagalkan Perdagangan Organ Satwa Langka di Sipirok

    Polisi Gagalkan Perdagangan Organ Satwa Langka di Sipirok

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menggagalkan praktik perdagangan organ tubuh satwa dilindungi dengan menangkap seorang pria berinisial RUN (33) di Kelurahan Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Tapsel, Jumat (1/5/2026) sore. Tersangka yang merupakan warga Desa Roncitan, Kecamatan Arse, ditangkap oleh polisi saat hendak transaksi jual-beli sisik trenggiling dan organ hewan […]

  • Aparat Dinilai Lemah, Puluhan Ekskavator Tambang Emas Ilegal Kepung Madina

    Aparat Dinilai Lemah, Puluhan Ekskavator Tambang Emas Ilegal Kepung Madina

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kelurahan Tapus, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali beroperasi secara terang-terangan pada Minggu (29/3/2026). Berdasarkan pantauan, sebanyak dua puluhan alat berat jenis ekskavator tampak bekerja di area perbukitan yang berdekatan dengan aliran sungai, meski sebelumnya aparat TNI sempat melakukan upaya penertiban di lokasi […]

  • Dua anak Palestina terluka dalam serangan Israel di Tepi Barat menjelang Idul Adha. Aksi perusakan lahan, pohon, dan rumah warga kembali meningkat. (Foto: Anadolu)

    ‎Di Hari Idul Adha, Tentara dan Pemukim Israel Serang Warga Palestina

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tepi Barat, ReportaseNews – Tepi Barat kembali memanas menjelang Hari Raya Idul Adha. Dua anak Palestina dilaporkan terluka dalam rangkaian operasi militer Israel dan aksi kekerasan pemukim di sejumlah wilayah pendudukan Tepi Barat, Selasa (27/5/2026). ‎Bulan Sabit Merah Palestina menyebut seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena peluru karet […]

  • Agrinas Palma Nusantara Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran Ratusan Hewan Kurban

    Agrinas Palma Nusantara Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran Ratusan Hewan Kurban

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui penyaluran ratusan hewan kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Pada perayaan Iduladha tahun ini, Agrinas […]

  • Lapas Purwodadi menggelar ikrar bebas handphone ilegal, narkoba, dan penipuan. Razia gabungan bersama TNI-Polri menemukan sejumlah barang terlarang di kamar warga binaan. (Foto: ReportaseNews/And)

    Razia Lapas Purwodadi, Barang Terlarang Disita

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Grobogan, ReportaseNews — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menggelar ikrar bersama untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan, Jumat (8/5/2026). ‎Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Indonesia sebagai tindak lanjut penguatan pengawasan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. ‎Apel ikrar dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas […]

  • Sekitar 80 anggota Gampata menggelar demo di Kantor Gubernur Aceh, mendesak transparansi dugaan korupsi dana bencana hidrometeorologi 2025 dan meminta Polda Aceh bertindak tegas. (Ist)

    Gampata Desak Polda Aceh Usut Dana Bencana Aceh

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Banda Aceh, ReportaseNews – Sekitar 80 orang yang tergabung dalam Gerakan Anak Muda Pembela Tanah Aceh (Gampata) mendatangi Kantor Gubernur Aceh di Jalan Teuku Nyak Arif, Kota Banda Aceh, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. ‎Massa menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut keterbukaan Pemerintah Aceh terkait dugaan korupsi dalam penanganan bencana hidrometeorologi 2025 di Provinsi […]

expand_less