Breaking News
Trending Tags

Kasus Narkoba Marak, Pakar Hukum Desak Aparat Gunakan TPPU

  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Yenti Garnasih, mendorong aparat penegak hukum untuk lebih agresif menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penanganan kasus narkotika. Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci untuk membongkar jaringan besar sekaligus merampas keuntungan ekonomi yang selama ini dinikmati para pelaku.

‎Pernyataan itu disampaikan Yenti menyusul maraknya pengungkapan kasus narkotika dalam beberapa bulan terakhir, termasuk perkara yang menyeret sejumlah oknum aparat penegak hukum.

‎Ia menilai keberhasilan mengungkap kasus narkotika tidak boleh berhenti pada penangkapan pelaku. Aparat, kata dia, juga harus menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan narkotika.

‎”Memang harus begitu, harus pakai TPPU, supaya Indonesia tidak terlihat aneh. Kasus narkotikanya tinggi sekali, tetapi selama ini penerapan TPPU terhadap pelaku narkotika masih sangat minim,” kata Yenti, Selasa (2/6/2026).

‎Menurut Yenti, pendekatan tersebut penting karena selama ini banyak tersangka hanya dijerat dengan Undang-Undang Narkotika tanpa penyelidikan lebih lanjut terhadap sumber kekayaan maupun transaksi keuangan yang mereka miliki.

‎Kondisi tersebut dinilai membuat aktor utama di balik peredaran narkotika sering kali lolos dari jerat hukum. Sementara itu, aset yang diduga berasal dari bisnis haram tersebut tetap dapat dinikmati oleh para pelaku maupun jaringan yang terlibat.

‎”Artinya bandar-bandar itu tidak tersentuh. Uang hasil narkotika tidak bisa dirampas karena hanya dipidana terkait narkotikanya dan barang bukti yang ditemukan saat penangkapan,” ujarnya.

‎Yenti menegaskan penyidik perlu memperluas pendalaman perkara dengan menelusuri jejak keuangan para tersangka. Melalui penerapan TPPU, aparat dapat mengidentifikasi pihak-pihak lain yang diduga turut menikmati hasil kejahatan atau berperan dalam jaringan peredaran narkotika.

‎”Kalau ternyata itu bagian dari sindikat, harus ditelusuri menggunakan TPPU sehingga semua yang terlibat bisa dijerat, selain dengan Undang-Undang Narkotika,” tegasnya.

‎Selain memperluas pengungkapan jaringan, penerapan TPPU juga diyakini mampu menciptakan efek jera yang lebih kuat. Sebab, pelaku tidak hanya menghadapi ancaman pidana penjara, tetapi juga kehilangan aset dan keuntungan yang diperoleh dari aktivitas ilegal.

‎Yenti menilai tingginya angka kasus narkotika yang terus bermunculan menjadi indikator bahwa penegakan hukum masih perlu diperkuat. Menurut dia, strategi pemberantasan narkotika harus difokuskan pada upaya memiskinkan pelaku dan memutus sumber pendanaan sindikat.

‎”Supaya tidak seperti sekarang. Narkotikanya merajalela dan kasus terus terjadi. Artinya penegakannya belum optimal. Salah satu penyebabnya karena tidak menggunakan TPPU secara maksimal,” pungkas Yenti. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Fin
    • 0Komentar

    MADIUN, Reportasenews – Kekuatan separatis bersenjata OPM berangsur melemah. Tiga anggota Kodap XV-Ngalum Kupel, di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dilaporkan menyerahkan diri kepada jajaran TNI Satgas Koops Swasembada berikut sepucuk senjata api, Sabtu (14/02/2026). Semangat memisahkan diri dari OPM yang dinilainya tidak bermasa depan itu, menyusul 4 rekannya yang lebih dulu mencium Merah Putih, […]

  • BNPB Ingatkan Warga Jawa Timur Tetap Siaga Cuaca Ekstrem

    BNPB Ingatkan Warga Jawa Timur Tetap Siaga Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

      Jakarta, ReportaseNews – Meski banjir mulai berangsur surut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan warga di Jawa Timur untuk tetap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Untuk mengantisipasi adanya potensi banjir susulan BNPB memastikan tim petugas gabungan di Pasuruan, Jawa Timur, masih bersiaga di lapangan dan mengawal distribusi logistik bagi […]

  • Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Tenggelam di Sungai Kapuas

    Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Tenggelam di Sungai Kapuas

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Sintang, ReportaseNews — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Kapuas, Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk,Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (25/9) pagi. Korban diketahui bernama Paulus (14), warga Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (24/9) […]

  • Eks ASN Hampir 30 Tahun di BKPM Disorot, Asal Dana Akuisisi PT GMM Diminta Ditelusuri

    Eks ASN Hampir 30 Tahun di BKPM Disorot, Asal Dana Akuisisi PT GMM Diminta Ditelusuri

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Struktur kepemilikan dan proses akuisisi perusahaan pertambangan PT GMM menjadi sorotan setelah muncul tuntutan agar sejumlah lembaga negara melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap transaksi dan pihak-pihak yang terkait. Salah satu nama yang tercantum dalam dokumen tuntutan tersebut adalah AK, yang disebut pernah berkarier di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) selama hampir tiga dekade. […]

  • Bersenjata Lengkap, 3 Pleton Brimob Kawal Ketat Evakuasi Ekskavator Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina

    Bersenjata Lengkap, 3 Pleton Brimob Kawal Ketat Evakuasi Ekskavator Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Personel Satuan Brimob dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut mengawal ekstra ketat proses evakuasi alat berat dari lokasi tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (4/3/2026). Pengawalan ini bertujuan memastikan barang bukti ekskavator tidak dirampas kembali oleh pihak-pihak yang mencoba menghalangi penertiban. Komandan […]

  • Jelang Semen Padang FC vs PSIS Semarang di Stadion Patriot, Polres Metro Bekasi Kota menghadirkan sport tourism dengan 30 stan kuliner dan UMKM. (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

    Semen Padang vs PSIS Jadi Magnet Sport Tourism, 30 Stan UMKM Siap Sambut Suporter

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews — Pertandingan Semen Padang FC kontra PSIS Semarang dalam ajang Pegadaian Championship atau Liga 2 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (20/9/2026), tak hanya disiapkan sebagai agenda olahraga. Polres Metro Bekasi Kota bersama Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan Dinas Pariwisata Kota Bekasi menghadirkan konsep sport tourism untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Kegiatan […]

expand_less