Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik di Command Center Jasa Marga Berjalan Lancar
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Jasa Marga Toll Road Command Center di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekasi, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan penanganan dan pengendalian arus balik Lebaran 2026 berjalan optimal saat meninjau langsung Jasa Marga Toll Road Command Center di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026).
Dalam peninjauan itu, Sigit mengatakan puncak arus balik gelombang pertama telah terlewati pada Selasa malam dengan volume kendaraan yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang diterima, tercatat sebanyak 256.338 kendaraan telah memasuki wilayah Jakarta dan sekitarnya pada puncak gelombang pertama tersebut. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun lalu yang mencatatkan 223.163 kendaraan.
“Ini lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin. Namun, alhamdulillah artinya kita melihat bahwa puncak arus balik kurang lebih sudah terjadi tadi malam, tinggal kita urai untuk yang lain,” ujar Sigit.
Guna menjaga kelancaran lalu lintas, pihak kepolisian terus menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas mulai dari sistem one way nasional dan lokal hingga contraflow. Meskipun puncak pertama telah dilalui, Sigit menegaskan jajarannya tetap mewaspadai potensi gelombang arus balik kedua bagi pemudik yang menunda kepulangan mereka.
Hingga Rabu siang pukul 12.00 WIB, total kendaraan yang masuk Jakarta telah mencapai sekitar 2.040.000 unit.
Kapolri merinci tantangan berikutnya adalah mengelola sisa kendaraan yang belum kembali ke ibu kota. “Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000, itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik,” jelas Sigit.
Selain fokus pada kelancaran jalan, faktor keselamatan pengendara juga menjadi perhatian utama. Sigit menginstruksikan personel di lapangan untuk terus mengingatkan pemudik agar memanfaatkan fasilitas istirahat yang tersedia jika merasa lelah.
Dia menekankan pentingnya penggunaan rest area, pos pelayanan, maupun jembatan timbang guna menekan angka kecelakaan lalu lintas agar tidak terjadi kenaikan yang signifikan hingga masa mudik berakhir.
Meskipun Operasi Ketupat 2026 secara resmi berakhir pada hari ini, Polri dipastikan akan tetap bersiaga di jalur-jalur strategis. Langkah antisipasi dilakukan dengan memperpanjang masa pengamanan melalui skema Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selama beberapa hari ke depan.
“Karena hari ini operasi kita sudah selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik,” tegas Sigit. (RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar