Breaking News
Trending Tags

Mangrove Tanjung Piayu di Batam Dibabat, Diduga Untuk Proyek Perumahan

  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Batam, ReportaseNews — Kerusakan lingkungan terjadi di kawasan pesisir Tanjung Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. Puluhan hektare hutan bakau dilaporkan telah dibabat dan ditimbun tanah, diduga untuk kepentingan pembangunan perumahan.

‎Aktivitas tersebut mengubah bentang alam pesisir yang sebelumnya didominasi vegetasi mangrove menjadi hamparan tanah merah. Sejumlah titik bahkan terlihat siap untuk pengembangan kawasan hunian dalam skala besar.

‎Adi, warga setempat, mengungkapkan, kerusakan paling parah terjadi di sekitar kawasan Perumahan Sunny Bay. Ia menyebut, pohon bakau berusia puluhan tahun ditebang, lalu lahannya ditimbun.

‎“Sudah lama, sekitar tiga bulanan hutan bakau itu dibabat lalu ditimbun bang,” ujar Adi dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).

‎Menurut dia, aktivitas penimbunan berlangsung hampir tanpa henti, dari siang hingga malam hari. Material tanah untuk menimbun kawasan mangrove disebut diambil dari bukit di seberang lokasi.

‎“Siang malam itu bang ditimbun, tanahnya untuk nimbun diambil dari bukit depan perumahan itu,” ucapnya.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi tersebut. Area yang telah ditimbun diperkirakan cukup luas untuk pembangunan ratusan unit rumah.

‎Di bagian lain kawasan pesisir, terlihat area tambahan yang juga telah ditimbun dan berpotensi dikembangkan menjadi kawasan permukiman baru. Kondisi ini memperlihatkan perubahan signifikan pada ekosistem mangrove yang sebelumnya menjadi penyangga alami pesisir.

‎Adi menilai, kerusakan tersebut dapat berdampak serius terhadap lingkungan dan mata pencaharian masyarakat pesisir.

‎“Bisa habis nanti hutan bakau di pesisir Tanjung Piayu Laut itu. Coba liat bang, sepanjang mangrove itu sudah banyak yang ditimbun. Sekitaran puluhan hektare,” katanya.

‎Ia juga mempertanyakan pengawasan dari otoritas setempat terhadap aktivitas yang diduga ilegal tersebut.

‎“Apakah BP Batam tak tahu ada kegiatan ilegal ini. Parahnya, puluhan hektar hutan bakau yang dipelihara puluhan tahun, yang merupakan habitat biota laut andalan nelayan sebagai mata pencaharian lesap dalam sekejap,” ujarnya.

‎Sementara itu, Nana, karyawan Perumahan Sunny Bay, menyatakan bahwa area penimbunan tersebut bukan milik perusahaan tempatnya bekerja.

‎“(Lahan timbunan itu) bukan milik kami,” ucapnya.

‎Ia mengaku memperoleh informasi bahwa lahan tersebut direncanakan untuk pembangunan rumah subsidi, meskipun belum diketahui status legalitasnya.

‎“Infonya mau dibangun rumah subsidi, tapi kalau lahannya ilegal saya tak tahu,” katanya.

‎Diketahui, Perumahan Sunny Bay dibangun oleh PT Bangun Tata Propertindo, yang merupakan bagian dari Cipta Group.

‎Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status perizinan maupun legalitas aktivitas penimbunan di kawasan mangrove tersebut. (Aji)

‎

  • Penulis: Aji
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Polres Metro Jakarta Timur mengungkap modus penipuan wedding organizer yang menawarkan promo pernikahan murah melalui Instagram dan WhatsApp. Pasutri pemilik WO terancam empat tahun penjara. (Foto: Instagram/alfiannurrizal.id)

    Terungkap, Begini Modus WO Tipu Calon Pengantin di Bekasi

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur mengungkap modus yang digunakan pasangan suami istri pemilik wedding organizer (WO) dalam menjalankan dugaan penipuan terhadap sejumlah calon pengantin. Modus tersebut dilakukan dengan menawarkan paket pernikahan berharga murah melalui media sosial hingga menarik minat korban. ‎Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan […]

  • Dampak Erupsi Krakatau, Penumpang Bawa Jenazah Tertahan Dua Hari di Bandara Soetta

    Dampak Erupsi Krakatau, Penumpang Bawa Jenazah Tertahan Dua Hari di Bandara Soetta

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penumpang yang membawa jenazah almarhum Iwan Zebua harus menelan kepedihan mendalam setelah tertahan selama dua hari di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akibat penutupan operasional penerbangan imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Rencana kepulangan ke Desa Loloanaa, Botomuzoi, Nias, untuk melangsungkan prosesi pemakaman secara adat terhambat oleh jadwal keberangkatan yang terus mengalami penundaan. […]

  • Polda Sumsel Ungkap Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki

    Polda Sumsel Ungkap Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mulai mengungkap identitas sejumlah korban dalam kecelakaan maut yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki milik PT Seleraya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel. Tragedi yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) siang tersebut menyebabkan sedikitnya 16 orang meninggal […]

  • Kapolda Sumsel memimpin penanaman perdana 1,4 ton bibit bawang putih di Pagar Alam. Program ini ditargetkan menjadikan Pagar Alam sebagai sentra produksi bawang putih untuk mendukung ketahanan pangan nasional. (Foto: ReportaseNews/Don)

    Pagar Alam Tanam 1,4 Ton Bibit Bawang Putih, Kapolda Sumsel Bidik Jadi Sentra Produksi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pagar Alam, ReportaseNews – Pemerintah Kota Pagar Alam bersama Polda Sumatera Selatan mulai mengembangkan budidaya bawang putih sebagai upaya memperkuat Program Ketahanan Pangan Nasional. Langkah tersebut diawali dengan penanaman perdana sebanyak 1.400 kilogram bibit bawang putih di lahan seluas dua hektare, Kamis (30/7/2026). ‎Penanaman dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho bersama […]

  • Dugaan penggunaan ijazah S1 tidak terdaftar dalam sistem pendidikan tinggi oleh salah satu pimpinan BAZNAS Kalbar menjadi sorotan. Pemprov Kalbar meminta klarifikasi kepada Timsel dan pihak terkait. (Istimewa)

    Dugaan Ijazah Palsu Pimpinan BAZNAS Kalbar Disorot

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews — Proses seleksi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Barat periode 2025-2030 menjadi sorotan setelah salah satu pimpinan berinisial AR diduga menggunakan ijazah S1 yang keabsahannya dipertanyakan. Dugaan tersebut mencuat setelah penelusuran terhadap data pendidikan AR. Saat mengikuti seleksi pimpinan BAZNAS Kalbar pada 2025, AR disebut melampirkan ijazah S1 dari STMIK Triguna […]

  • Sebanyak 42 pensiunan melapor menjadi korban dugaan investasi bodong dengan total kerugian mencapai Rp8,1 miliar. Dana pinjaman kredit diduga dialihkan ke rekening pihak lain. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    ‎42 Pensiunan Jadi Korban, Kerugian Investasi Diduga Rp8,1 Miliar

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews – Dugaan praktik investasi bodong yang menyeret sejumlah pensiunan di Kabupaten Banyumas terus menjadi sorotan. Hingga Selasa (2/6/2026), sebanyak 42 orang tercatat telah melaporkan diri sebagai korban dengan total kerugian mencapai Rp8,1 miliar. ‎Mayoritas korban merupakan pensiunan yang sebelumnya mengajukan pinjaman kredit di sejumlah bank. Namun, dana hasil pencairan kredit tersebut diduga tidak […]

expand_less