Breaking News
Trending Tags

Gampata Desak Polda Aceh Usut Dana Bencana Aceh

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banda Aceh, ReportaseNews – Sekitar 80 orang yang tergabung dalam Gerakan Anak Muda Pembela Tanah Aceh (Gampata) mendatangi Kantor Gubernur Aceh di Jalan Teuku Nyak Arif, Kota Banda Aceh, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.

‎Massa menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut keterbukaan Pemerintah Aceh terkait dugaan korupsi dalam penanganan bencana hidrometeorologi 2025 di Provinsi Aceh.

‎Koordinator Aksi Gampata, Syahputra, menilai masih banyak hal yang perlu diklarifikasi dari kinerja pemerintah daerah dalam penanganan bencana tersebut.

‎“Kami mengharapkan Pemerintah Aceh secara transparan membuka nama-nama relawan yang direkrut dan diberi uang makan dan uang lelah,” ujar Syahputra dalam orasinya, Senin (2/3/2026).

‎Menurut dia, hingga kini daftar relawan yang direkrut belum pernah dipublikasikan secara terbuka. Hal itu memicu tanda tanya di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

‎Selain persoalan relawan, massa juga menyoroti dugaan ketidaktransparanan pengelolaan Belanja Tak Terduga (BTT).

‎“Kami juga menuntut Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) atau badan pemerintah yang menerima BTT dan Rencana Penggunaan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) Rp1,6 triliun, agar terbuka dan transparan,” katanya menambahkan.

‎Dalam aksi tersebut, mahasiswa turut meminta klarifikasi atas beredarnya informasi mengenai kehidupan pribadi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh pascabencana. Mereka menilai klarifikasi diperlukan agar tidak berkembang menjadi spekulasi liar di tengah masyarakat.

‎Desak Polda Aceh Bertindak

‎Sebelumnya, Koordinator Lapangan Gampata, Sabaruddin, dalam keterangan tertulis mendesak Polda Aceh segera menindaklanjuti dugaan penyimpangan dana penanganan bencana.

‎“Gampata mendorong aparat kepolisian melakukan penegakan hukum, pengawasan dan pendalaman sesuai kewenangannya,” kata Sabaruddin.

‎Ia menegaskan, keterbukaan informasi dari pemerintah sangat diperlukan agar proses hukum berjalan objektif dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

‎“Yang kami dorong adalah keterbukaan dan proses hukum. Jika memang sudah sesuai, buktikan dengan data yang jelas,” kata Sabaruddin. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Wanita penjual pinang di Dekai, Yahukimo, ditikam dua OTK saat berjualan. (Foto: RN/HO-Humas Polri)

    Wanita Penjual Pinang Ditikam OTK di Dekai, Polisi Buru Pelaku

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Yahukimo, Reportasenews – Seorang perempuan penjual pinang menjadi korban penusukan oleh dua orang tak dikenal (OTK) di Kompleks Ruko Blok A, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (17/2/2026). Korban mengalami dua luka tusuk di bagian pundak kanan dan kini menjalani perawatan medis. ‎Korban berinisial E.K (33), warga asal Nusa Tenggara Timur yang sehari-hari berjualan pinang di […]

  • Luar Biasa, Anggota Brimob Polri Pecahkan Rekor Dunia Menembak di India

    Luar Biasa, Anggota Brimob Polri Pecahkan Rekor Dunia Menembak di India

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Dunia menembak internasional dikejutkan oleh aksi fenomenal anggota Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel. Di ajang Asian Rifle/Pistol Championship 2026 yang digelar di New Delhi, India, personel Polri ini menyabet medali emas sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pemegang Rekor Dunia (World Record) dan Rekor Asia (Asian […]

  • Bareskrim Polri menangkap lima pelaku perampokan Rp800 juta di Tulang Bawang Barat, Lampung. Aksi penembakan terjadi di Jalan Sudirman, pelaku ditahan. (Foto: Ist)

    Rampas Uang Rp800 Juta, Bareskrim Polri Tangkap Perampoknya di Lampung ‎

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Bareskrim Polri menangkap lima anggota komplotan bersenjata api yang merampas uang Rp800 juta di Tulang Bawang Barat, Lampung. Aksi tersebut sempat viral di media sosial karena pelaku melepaskan tembakan ke arah truk korban. ‎Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard H. Nainggolan mengatakan, pengungkapan kasus dilakukan tim gabungan bersama Polda Lampung dan […]

  • 75 Artefak Peninggalan Rasulullah SAW Dipamerkan di Pakansari Bogor Selama Ramadhan 

    75 Artefak Peninggalan Rasulullah SAW Dipamerkan di Pakansari Bogor Selama Ramadhan 

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Handa
    • 0Komentar

      Jakarta, Reportasenews –  Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat  di area Laga Satria, kawasan Pakansari, Cibinong, Bogor, tepat di samping Masjid Raya Nurul Wathon. Pameran yang dibuka untuk umum ini tidak dipungut biaya apapun oleh penyelenggara alias bagi para pengunjung. Tentu saja pameran ini disambut […]

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan dampak serangan AS-Israel ke Iran terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan dunia, termasuk potensi gangguan ketenagakerjaan di Indonesia. (Foto: RN/Tama)

    Kapolri Wanti-wanti Dampak Serangan AS-Israel ke Iran

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    ‎Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh pihak untuk mencermati dampak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang berpotensi memicu gejolak global. ‎Menurut Sigit, dinamika konflik di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada kawasan, tetapi juga berisiko menekan stabilitas ekonomi dan keamanan dunia, termasuk Indonesia. ‎”Kita melihat bagaimana dinamika konstelasi yang terjadi […]

  • Bripda MS, tersangka penganiayaan terhadap siswa MTs hingga tewas di Tual, Maluku. (Foto: Ist)

    Kasus Siswa MTs di Tual Tewas, Bripda MS Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tual, ReportaseNews — Penyidik Polres Tual menetapkan anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Bripda MS, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap siswa MTs Negeri Maluku Tenggara berinisial AT (14) yang berujung kematian. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Jumat (20/2) malam. Usai statusnya dinaikkan, Bripda MS langsung ditahan di rumah tahanan Polres Tual. […]

expand_less