Tokoh dan Perantau Tabagsel Desak Pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Para tokoh Tabagsel dalam acara halal bihalal di Jakarta menyerukan percepatan pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Ribuan tokoh dan perantau asal Tapanuli bagian selatan (Tabagsel) Kembali menyerukan percepatan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara dalam acara halal bihalal lintas organisasi yang digelar di Sekolah Al-Jannah, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (19/4/2026).
Momentum konsolidasi yang dihadiri sekitar 1.500 warga ini menjadi wadah penyatuan visi empat organisasi besar, yakni FORMAT, IKAMATABAGSEL, PSBB, dan PAPPSI untuk mewujudkan pemekaran wilayah dari Provinsi Sumatera Utara.
Diplomat RI, Bomer Pasaribu, mengatakan wacana pembentukan provinsi baru tersebut sebenarnya telah bergulir selama puluhan tahun. Namun, kini memerlukan penguatan dari seluruh elemen masyarakat.
Dia mengatakan pembangunan di kampung halaman harus menjadi fondasi utama sebelum pemekaran benar-benar terealisasi.
“Cita-cita ini sudah lama. Kita harus lebih solid membangun kampung halaman, terutama di sektor infrastruktur dan pendidikan agar pemekaran ini semakin kuat,” ujar Bomer, dilansir antaranews.com.
Dukungan serupa juga ditegaskan oleh Komjen Pol (Purn) Saud Usman Nasution yang melihat kekompakan masyarakat sebagai modal sosial yang paling berharga. Dia meminta seluruh pihak untuk menanggalkan kepentingan pribadi atau golongan demi kemajuan bersama di daerah tersebut.
“Hari ini kita buktikan bahwa masyarakat Tabagsel kompak. Singkirkan ego sektoral, mari bersama membangun daerah dan mewujudkan Provinsi Sumatera Tenggara,” tegas Saud Usman.
Dari sisi birokrasi, Ketua Umum PAPPSI yang juga pejabat di Kementerian Dalam Negeri, Prof. Dr. Brigjen (Purn) Khoiruddin Hasibuan, memberikan sinyal positif terkait pengawalan usulan tersebut di tingkat pusat. Menurut dia, tuntutan pemekaran ini sudah mencapai titik yang urgensinya tidak bisa lagi dikesampingkan oleh pemerintah.
“Pemekaran Sumatera Tenggara tidak bisa ditunda lagi. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mengawal usulan ini agar dapat terwujud,” kata Khoiruddin.
Senada dengan hal itu, Ketua Umum FORMAT Hamsiruddin Siregar memastikan organisasinya siap memberikan kontribusi nyata dalam proses transisi dan pembangunan di wilayah Tabagsel.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat daerah, termasuk Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Mulia P. Nasution, hingga Samsir Siregar, yang semuanya memberikan dukungan moral bagi lahirnya Provinsi Sumatera Tenggara. (RN-03)
- Penulis: RN-03



Saat ini belum ada komentar