Kapolri: Kami Siap Dievaluasi Demi Menjadi Civilian Police
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: ReportaseNews/RN-01)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReortaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) senantiasa membuka diri terhadap segala bentuk kritik dan evaluasi dari berbagai lapisan Masyarakat agar Polri dapat bertransformasi menjadi polisi sipil atau civilian police..
Langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Korps Bhayangkara untuk terus memegang mandat serta amanat reformasi yang digulirkan sejak lama.
Menurut Kapolri, kedekatan dengan rakyat merupakan kunci utama agar institusi kepolisian tetap berada di jalur yang benar sesuai dengan harapan masyarakat luas.
“Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat,” kata Sigit dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Lebih lanjut, Kapolri meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu mengawasi kinerja kepolisian. Dia memandang kritik dan masukan bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai alat kontrol sosial yang menjaga integritas institusi.
Di tengah sorotan publik terhadap sejumlah kasus kekerasan dan dugaan keterlibatan anggota dalam jaringan narkoba belakangan ini, kata Kapolri, komitmen mengevaluasi diri menjadi penting.
Sigit juga mejamin bahwa pihaknya tidak akan membatasi ruang berekspresi bagi masyarakat demi menjaga iklim demokrasi di Indonesia agar tetap sehat dan dinamis. Dia mengatakan Polri memiliki kewajiban konstitusional untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga negara yang ingin menyampaikan aspirasi mereka secara kritis.
“Terkait dengan hak-hak dari rekan-rekan semua untuk menyampaikan suara kritis, maka kewajiban Polri untuk memberikan pelayanan yang baik,” ujarnya.
Selain fokus pada pembenahan internal, Kapolri juga mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut dia, kondisi Kamtibmas yang kondusif merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan bangsa.
Sinergi antara polisi yang profesional dan masyarakat yang kritis diharapkan dapat membawa Indonesia menuju visi besar pada masa depan.
“Sehingga, kita bersama-sama bisa menjaga, mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Sigit. (RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar


Saat ini belum ada komentar