Breaking News
Trending Tags

Australia Dikecam Karena Dukung Serangan Israel-AS ke Iran

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Pakar hukum internasional mengkritik sikap pemerintah Australia yang mendukung serangan militer Israel dan Amerika Serikat ke Iran. Mereka menilai langkah tersebut berisiko melemahkan tatanan hukum internasional yang menjadi fondasi hubungan antar-negara sejak Perang Dunia II.

‎Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menyatakan pemerintah mendukung langkah untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong. (Foto: AAP/Lukas Coch)

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong. (Foto: AAP/Lukas Coch)

‎“Australia mendukung tindakan untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir dan mencegah Iran terus mengancam perdamaian serta keamanan internasional,” ujar Wong, seperti dilansir The Guardian, Minggu (1/3/2026).

‎Perdana Menteri Anthony Albanese turut menyinggung serangan di Melbourne dan Sydney pada 2024 yang disebut diorkestrasi oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), ketika menyatakan dukungan terhadap pemboman yang diperintahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

‎Australia sebelumnya mengusir duta besar Iran dan menetapkan IRGC sebagai sponsor terorisme negara menyusul rangkaian serangan anti-semit, termasuk pembakaran sinagog Adass Israel.

‎Namun, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Sydney sekaligus Pelapor Khusus PBB, Ben Saul, menilai alasan tersebut tidak tepat.

‎“Serangan terhadap Iran jelas melanggar larangan penggunaan kekuatan dalam Piagam PBB dan hukum internasional, yang menjadi pilar utama tatanan internasional sejak 1945,” kata Saul.

‎Ia menegaskan tindakan kriminal dalam negeri, termasuk dugaan campur tangan IRGC di Australia, tidak dapat dikategorikan sebagai serangan bersenjata yang membenarkan pembelaan diri militer terhadap Iran.

‎“Boleh saja tidak menyukai Iran atau kebijakannya, tetapi itu tidak membenarkan serangan bersenjata agresif terhadap Iran,” ujarnya.

‎Saul berpendapat negara-negara menengah seperti Australia dan Kanada semestinya mendorong Amerika Serikat agar menghormati hukum internasional.

‎“Ketika negara seperti Australia memilih diam atau mendukung agresi ilegal semacam ini, itu adalah hal terburuk karena turut mempercepat erosi hukum internasional,” katanya.

‎Pandangan serupa disampaikan Guru Besar Hukum Internasional Australian National University, Donald Rothwell. Ia menyebut serangan tersebut tidak memiliki dasar hukum berdasarkan informasi yang tersedia untuk publik.

‎“Tidak ada dasar dalam Piagam PBB terkait penggunaan hak pembelaan diri, dan tidak ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengizinkan penggunaan kekuatan untuk intervensi di Iran,” ujarnya.

‎Sementara itu, Wong menyatakan dasar hukum serangan tersebut merupakan ranah Amerika Serikat dan Israel.

‎“Saya akan menyerahkan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menjelaskan dasar hukum atas serangan tersebut,” katanya.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. (Foto: REUTERS/Hollie Adams)

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. (Foto: REUTERS/Hollie Adams)

‎PM Australia, Albanese juga menyebut pertanyaan mengenai legalitas seharusnya ditujukan kepada pihak yang terlibat langsung dalam operasi militer itu. Ia menegaskan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional dari rezim Iran adalah nyata.

‎“Fakta bahwa mereka mengatur serangan hingga ke Australia menunjukkan ancaman yang ditimbulkan terhadap supremasi hukum dan norma internasional,” ujarnya.

‎Di sisi lain, juru bicara urusan luar negeri Partai Hijau, David Shoebridge, menuding pemerintah Partai Buruh menyerahkan arah kebijakan luar negeri kepada Washington.

‎“Partai Buruh telah menjadikan Australia bagian dari perang ini dengan mengizinkan Pine Gap dan pangkalan militer AS lainnya digunakan untuk mengumpulkan intelijen dan menargetkan bom serta rudal Amerika,” ujarnya.

‎Pemerintah Australia sebelumnya juga mendukung pemboman fasilitas nuklir Iran oleh Amerika Serikat pada Juni 2025. Saat itu, Trump menyatakan tiga lokasi nuklir Iran berhasil dihantam dan fasilitas pengayaan utama “hancur total dan sepenuhnya”.

‎Perdebatan mengenai legalitas serangan tersebut diperkirakan terus berlanjut, terutama terkait konsistensi Australia dalam menjunjung tatanan internasional berbasis aturan. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • ‎Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Instagram/yusrilihzamhd)

    Bripda MS Diadili Pidana, Yusril: Tak Kebal Hukum

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan anggota brimob berinisial MS yang menjadi tersangka dugaan penganiayaan anak hingga meninggal dunia di Tual, Maluku, wajib diproses secara etik dan pidana. ‎Menurut Yusril, prinsip negara hukum tidak memberi ruang bagi siapa pun untuk kebal dari jerat hukum, termasuk aparat […]

  • Fariz RM Siap Comeback Manggung, Jadwal Padat hingga Festival Jazz dan Isyaratkan Karya Baru

    Fariz RM Siap Comeback Manggung, Jadwal Padat hingga Festival Jazz dan Isyaratkan Karya Baru

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Musisi legendaris Indonesia Fariz RM siap kembali tampil di panggung musik Tanah Air setelah menyelesaikan masa hukuman terkait kasus narkotika. Meski memilih mundur dari urusan manajemen bisnis, Fariz menegaskan semangatnya untuk bermusik tidak akan pernah padam. Menurutnya, seorang musisi tidak mengenal kata pensiun. Ia berkomitmen tetap tampil dan bermain musik, namun dengan […]

  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri secara simbolis memberikan bantuan sembako kepada pengemudi ojek daring. (Foto: RN/Budi Tanjung)

    Pengemudi Ojol Dapat 500 Paket Sembako Dari Polda Metro Jaya di Awal Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    ‎Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya membagikan 500 paket sembako kepada pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol) dan Pegawai Harian Lepas (PHL) dalam program Jumat Peduli, Jumat (20/2/2026). Kegiatan itu digelar di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta. ‎Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh jajaran personel kepolisian. Paket sembako diberikan kepada para pekerja lapangan […]

  • Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Umrah

    Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Umrah

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan pelindungan jemaah, pemerintah mengimbau jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya hingga kondisi kembali kondusif. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa […]

  • Dr. Richard Lee (kanan). (Foto: RN/Tama)

    Meski Tidak Ditahan, Kasus Richard Lee Tetap Dilanjutkan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terbaru penanganan perkara dengan tersangka berinisial DRL. Penyidik telah memeriksa DRL pada Kamis (19/2/2026) di ruang pemeriksaan. ‎Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, DRL hadir sekitar pukul 10.30 WIB dengan didampingi penasihat hukum. Pemeriksaan dimulai pukul 10.40 WIB dan berakhir pukul 19.00 […]

  • Transformasi Digital dan Humanis, Layanan SIM Daan Mogot Kini Lebih Efisien

    Transformasi Digital dan Humanis, Layanan SIM Daan Mogot Kini Lebih Efisien

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Saparuddin Siregar
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Satpas SIM Polda Metro Jaya di Daan Mogot memangkas stigma birokrasi yang lamban melalui transformasi layanan yang lebih cepat dan terstruktur. Pada pantauan Kamis (20/2/2026), antrean pemohon perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) tampak berjalan dinamis tanpa penumpukan berarti berkat penerapan sistem yang lebih sistematis dan profesional. Keberhasilan peningkatan mutu layanan ini dirasakan […]

expand_less